Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum, cuma Rp25.000, klik gambar untuk membelinya.

Sinopsis 3B No Koibito Episode 1

Sinopsis 3B No Koibito Episode 1

Sinopsis 3B No Koibito Episode 1
Minggu, 23 Januari 2022

 



Kobayashi Haruka mengejar mempelai prianya, tetapi pria yang mengenakan setelan abu-abu sama sekali tidak bergeming. Pria itu malah semakin mempercepat larinya.

“Tunggu!”


Disaat yang sama Shintaro yang tengah menikmati pemandangan laut pun menoleh menyaksikan keributan, teman wanitanya juga bingung menyaksikan pengantin yang lari-larian.

Haru tidak memperdulikan pandangan orang-orang, ia kejar-kejaran dengan pria itu. Keduanya sama-sama berhenti karena kelelahan.



“Kau harus menjelaskan sesuatu padaku. Kenapa tidak memberitahuku dari awal?” Pinta Haru dengan napas terputus-putus.

“Bukannya sudah kubilang tadi, aku ini pria yang sudah menikah dan akan memiliki bayi bulan depan.” Ia bukannya tidak mau menjelaskan, ia hanya tidak menemukan kesempatan untuk mengatakannya pada Haru.



Saat keduanya bertengkar, Amemiya Yuu yang kebetulan di sana dengan teman wanitanya juga terlihat curi-curi pandang tetapi tidak terlalu menggubrisnya



Minami Seishi/Yoshi juga tengah berlibur di sana, teman wanitanya tanya apa perempuan yang memakai gaun itu tipenya Yoshi?. Yoshi hanya memandangnya dengan setengah hati sambil menggelengkan kepala, entahlah dia juga tidak yakin.

Sementara itu Haru masih marah, bertanya bukankah pria itu bilang mencintainya? Kenapa bertingkah sepert ini?. Pria itu meminta maaf sebelum kabur lagi. Haru berusaha melemparkan buket bunganya dengan sepenuh tenaga.

Impiannya adalah mengenakan gaun pengantin dan melemparkan buket bunga, tetapi ia tidak menyangka akan seperti ini.

Satu tahun kemudian…


Karena trauma memacari pria yang sudah menikah, membuat Haru mati rasa pada percintaan. Bahkan saat melihat pasangan yang berbicara dengan mesra membuatnya muak. Rasanya ingin menembakkan racun pada mereka. 



Haru di perjalanan mendengar suara notifikasi ponselnya membut ia berhenti dan mengecek ponselnya. Baru sesaat, ia tersenggol oleh gitar seorang pria. Haru tidak mau tahu, dia yang ditabrak duluan jadi Yuu mengambilkan ponselnya.

Yuu geli sendiri melihat ponsel Haru, lalu melontarkan komentar “Kuharap kau bisa bertemu pria baik-baik.” Sepertinya untuk mengejeknya sebelum pergi.

Haru hanya menghela napasnya dengan kesal, lalu syok melihat tampilan kecocokan di ponselnya dengan pria tua.

di tempat kerja...

Haru bekerja di tempat perawatan binatang, Haru tampak murung dan ditegur oleh pelanggannya. Haru menjelaskan ini karena ia merasa tidak memiliki keberuntungan dengan pria.

“Sepertinya itu benar, atau bisa dibilang Dewi cinta bahkan tidak tahu kau hidup.”

“Kau tahu hal semacam itu Sugisa-san?” Haru syok sendiri.



Pelanggannya yakin dalam tiga bulan kedepan adalah periode krusial, karna akan ada Bon Festival, natal dan tahun baru dan inilah saatnya Haru bertindak.

Pelanggannya tersebut pergi dan membuat Haru kepikiran selama bekerja, beberapa saat kemudian Shintaro datang membawa seekor anjing. Haru menerima anjingnya dan mempersilahkan Shintaro duduk.


“Nama anjingnya siapa?”

“Namanya Musashi.”

“Nama yang bagus,

Shintaro terkejut melihat anjingnya tenang di gendongan Haru, biasanya Musashi lebih sering menggonggong pada orang asing.

Haru menjelaskan barangkali karena ia sudah terbiasanya merawat anjing, Shintaro penasaran ingin melihat apa yang akan dilakukan Haru pada anjingnya, ia tidak keberatan meski akan memakan waktu lama.

“Seperti yang kau lihat, aku ini adalah penata rambut. Meski masih asisten, tetapi aku sangat penasaran bagaimana anjing digrooming.”

“Tentu saja.”



Shintaro sangat senang dengan hasil potongan bulu Musashi, membuat anjingnya kelihatan lebih tampan. Tiba-tiba Shintaro mendekatkan wajahnya pada Haru dan membuatnya terdiam. Tetapi Shintaro hanya mengambil bulunya Musashi.




“Eh, ada bulunya Musashi.”

“Terima kasih banyak..” Haru dengan canggung.

“Aku belajar banyak, pasti sangat menyenangkan punya pekerjaan yang kau senangi.”

“Aku sangat senang bisa sangat membantumu.”

Haru mengeluarkan ponselnya karena mengira Shintaro ingin meminta nomor ponselnya dengan alasan menggunakan anjingnya, tetapi Haru hanya kegeeran karena Shintaro hanya kebetulan memegang ponselnya di depan. Ia mau tanya kapan lagu janji pertemuan untuk anjingnya.

“Bisakah kau memberitahu nomor pemilik pet shop?”

Haru segera mengambilkan kartu bisnis Bon Bon. Shintaro lalu pamit pergi, Haru malu sekali karena mengira pria itu minta Line ID nya.



Asami mengajak Haru pergi minum ke tempat langganannya. Asami menatapi barista tempat tersebut lama sekali sembari menggerutu mengeluhkan para wanita datang kemari hanya ingin lihat wajah tampan Yoshi si barista. Haru mengingatkan, bukannya Asami kemari juga sama? Dari tadi memelototi Yoshi yang tengah mencampur minuman.


Tak lama kemudian Yoshi menyambangi Haru dan Asami untuk menanyakan pesanan. Asami dengan gelagapan mengucapkan pesanannya. Haru sendiri memilih pesan yang sama saja.

“Memilih pesanan yang sama dengan orang lain tidak akan membuatmu bahagia.” Kata Yoshi.

“Apa?”



Yoshi kembali ke tempatnya untuk meracik minuman, ia meracikkan minuman lain untuk Haru.

“Ini adalah koktail original buatanku, terbuat dari buah cherry.”

“Cantik sekali.” Puji Haru

“Minuman ini dibuat untuk wanita yang khawatir akan percintaan agar lebih berani memulai hubungan baru.”

“Kenapa kau..?” Haru bingung kenapa Yoshi sampai tahu begini. Asami langsung membisikinya, ini karena sudah tugasnya Yoshi untuk melakukan hal seperti ini. Membuatkan minuman sesuai suasana hati pemesannya.

Haru mencobanya dan langsung suka, Yoshi lalu undur diri.

Yuu datang ke tempat yang sama untuk menemui seorang wanita. Asami terkejut melihat Yuu, Yuu adalah adalah anggota band terkenal Beyond Brooklyn.

“Dia itu terkenal ya?” Haru tidak tahu

Asami langsung mencarikan infonya di internet, Yuu adalah vokalis band. 


Asami sendiri lebih suka mendengarkan musik yang tenang, bandnya Yuu cukup berisik dan bukan seleranya. Walau bilang tidak suka tapi Asami tidak bisa berhenti tersenyum menonton videonya.



Yuu iseng mengambil ponselnya, lalu berterima kasih karena Asami sudah menjadi fans yang terus mendukungnya (Hahahahahah)

Yuu kaget sendiri melihat Haru yang tadi pagi ia tabrak. Ia mengira Haru juga fansnya.

“Sepertinya kau juga fansku, bagaimana menurutmu?”

“Itu lumayan juga.”

“Maksudku, hasil aplikasi kencanmu.”

“Ini bukan urusanmu.”

“Inilah kenapa kau tidak bisa mencari pacar sendiri.”

Yuu lalu mengembalikan ponsel Asami, ia memanggil perempuan yang ia temui tadi, menyuruhnya jalan cepat. Ia juga menyuruh perempuan itu jangan lupa bayar billnya. Perempuan itu menurut saja.


Haru kesal sekali diejek, ia lalu minum koktailnya sekali minum. Asami memintanya jangan minum kebanyakan. Tetapi malah dia sendiri yang mabuk, dia juga mengeluhkan kenapa nasibnya buruk dalam percintaan. Asami memperingatkan Haru untuk hati-hati dengan pria 3B, jangan mau sama Bandsmen, Beuticians, Bartenders. Ketiga jenis pekerjaan itu biasanya ditempati oleh pria yang hanya bisa dikagumi tetapi tidak bisa dimiliki karena kalau tidak hati-hati wanita bisa masuk ke jurang neraka bahkan lebih buruk lagi.

“Selamat malam.” Asami tidur (wkwkw)

“Asami-san! Asami-san! Asami-san!” Haru berusaha membangunkannya tetapi tidak kunjung bangun.


Yoshi mendekati mereka bertanya apa ada masalah?. Haru bilang tidak ada apa-apa.

Tanpa Haru sadari, Yoshi sudah lumayan dekat dan memanggilnya.

“Hei.”

Yoshi mendekatkan wajahnya dan membuat Haru syok,

“Ada apa ini?”

“Bukan apa-apa.”

setelah itu Haru bergegas mengajak Asami pulang. 



Haru hendak masuk ke unit apartemennya tetapi dihalangi oleh petugas polisi, seluruh bangunan terbakar karena orang di lantai pertama. Haru diminta menjauh dari gedung karena berbahaya.


Paginya, masih dengan mengantuk Haru datang ke rumah neneknya.

“Nenek! Nenek!”

“Haru, nenek turut prihatin mendengarnya.”




Haru tidak enak apakah ia benar-benar bisa tinggal di sini sementara waktu, neneknya tidak masalah. Justru ini adalah waktu yang sangat tepat, tapi sebelum itu neneknya ingin memperkenalkan para penyewanya. Haru terkejut dan tak lama kemudian anjing yang pernah ia lihat muncul dari dalam.

“Bukankah aku sudah pernah bilang, Haru.” Neneknya menegaskan.

Mata Haru tertuju pada anjing dan pemiliknya yang tampak tidak asing. Tengah menggendong-gendong Musashi. Shintaro dan Haru sama-sama terkejut, neneknya heran apakah keduanya sudah saling mengenal?



Tak lama kemudian Yuu juga muncul, Yuu langsung mengejeknya apa sudah dapatkan pria baik-baik? Yuu sambil menyeringai.

Nenek: Kalian saling kenal?


Pintu digeser, seorang pria tampan yang tidak asing bagi Haru juga muncul dengan santainya.

“Aku pulang?”

Haru semakin bingung dengan situasinya sekarang ini, (Hahahahaha ape apa mujur ya serumah dengan 3 pria hot, wkwkw)

“Tidak mungkin, ini bercanda ya?” Tanya Haru tidak percaya pada dirinya sendiri.

“Oh, kita ketemu kemarin.” Yoshi mengenali Haru, Haru sendiri masih terbengong-bengong berusaha mencerna situasinya tapi mengangguk sopan menyapa.

Nenek juga sama herannya ternyata Haru sudah mengenal para penyewa kamar di rumahnya. 

Nenek kemudian mengenalkan ketiganya secara resmi pada Haru, Yuu si anak band, Shintaro penata rambut dan Yoshi bartender. Nenek lalu menarik Haru dengan bangga untuk memperkenalkannya pada ketiga pria hot tersebut.

“dan ini Haru, cucuku.”

Nenek lanjut mengajak Haru untuk makan-makan sebagai penyambutannya kemari.



3B sedang duduk-duduk menantikan makanan, Yoshi beranjak dari tempatnya duduk untuk mengambil minuman, tatapan matanya bertemu dengan Haru yang tengah memotong-motong sayuran. Haru hanya menunduk karena malu.

Haru bertanya apakah ia tidak apa-apa tinggal dengan laki-laki? Namun nenek tidak mempermasalahkannya. Justru ini adalah kesempatan yang bagus untuk Haru bisa mengeksplore dan belajar bagaimana bersikap pada laki-laki. Haru selama ini gagal dalam percintaan karena terlalu polos dan itulah kenapa setahun lalu ditipu orang.

“Lagipula kau dapat tempat tinggal.”

“Iya juga sih, tapi tetap saja… “

“Ini adalah pesta penyambutan, tunjukkan senyumanmu. Ayo senyum!”

Neneknya mengajak Haru foto.

“Untuk apa ini?” Haru penasaran

“Update SNS-ku.”

“Nenek punya SNS??”

Haru syok melihat neneknya sering update dan punya banyak pengikut. Neneknya hendak pergi karena mau jalan-jalan dengan pacarnya, selama tiga bulan kedepan Haru bisa tinggal di sini sebagai pemilik rumah menggantikan neneknya.

Nenek bahkan membawa Musashi pergi, ternyata Musashi adalah anjing neneknya. Nenek pergi dengan gembira 3B langsung menggosipkannya.

Yoshi: Kudengar pacarnya 40 tahun lebih muda darinya

Haru: Seriusan?

Yuu: Nenek menjalani hidupnya bagaikan rock and roll

Shintaro: Kisah cinta dengan perbedaan sebesar itu, mengagumkan sekali ya?

Haru: Karena nenek pergi, bagaimana kalau kita cancel pesta penyambutannya?

3B terkejut, perut mereka berbunyi karena kelaparan.



 Akhirnya Haru memasakkan mereka, mereka sangat senang bisa makan-makan. Masakannya Haru dipuji enak.

“Ngomong-ngomong ini kan pesta penyambutanku?”

Ketiganya mengangguk. Haru senang, ia penasaran apakah mereka selalu makan bersama seperti ini? Shintaro bilang kalau dapat makanan dari pelanggannya ia akan makan bertiga, Yuu kalau dapat bento juga bagi-bagi ke kedua temannya ini, bahkan Yoshi yang cool dan kelihatannya kaya juga sama ngenesnya karena kalau ada makanan yang mendekati expired ia juga makan bertiga.

Haru teringat biasanya ia makan sendirian. Membuatnya sedikit iri, pasti menyenangkan makan dengan orang banyak.

“Sudah lama sekali sejak aku makan dengan orang lain seperti ini. Aku pikir sepertinya makanan akan lebih enak jika dimakan bersama-sama.”

“Kalau di sini sudah biasa.” Yuu menanggapi,

Haru dalam hati merasa ini adalah kesempatan yang bagus, 3 periode krusial untuk dapat pasangan sepertinya akan dia lalui dengan menyenangkan, ketiga pria di depannya sepertinya bukan orang-orang jahat.


Tanpa Haru sadari seorang wanita ngambek dan menghampiri Yoshi tanya siapa wanita itu. Yoshi santai menjawab itu induk semang yang baru. Lalu Yoshi menyuapi wanita itu. Haru makin terkejut melihat perempuan yang hanya pakai baju dalam menghampiri Shintaro, bilang sedang bosan. Shintaro langsung berdiri dan bilang akan segera menemani perempuan itu.

“Yuu, lanjutin yuk.”

“Tunggu sebentar,” Yuu kewalahan dipeluk.

Haru tidak bisa berhenti syok, ia teringat perkataan Asami tempo hari untuk jangan dekat-dekat dengan 3B. Bartender, anak band, dan penata rambut suka main perempuan makanya Haru harus hati-hati.

Ketiganya langsung kembali ke kamar masing-masing, tak lupa mereka berenam berterimakasih atas makanan mereka.

 Sinopsis 3B Koibito Episode 1




Sinopsis 3B No Koibito Episode 1
4/ 5
Oleh

Leave a reply