Ad Unit (Iklan) BIG

Sinopsis Our Beloved Summer Episode 2 Part 2

Post a Comment

 

*** Our Beloved Summer ***


Yeon Su berangkat kerja, disemangati oleh neneknya.

“Pokoknya pukul saja mereka yang meremehkanmu!”

“Iya, aku mengerti.”

Yeon Su merasa lega setelah berbicara dengan neneknya semalam. Sesampainya di kantor, Yeon Su terlihat ceria sampai karyawan lainnya memuji Yeon Su sepertinya sedang bahagia. Yeon Su sudah bertekad untuk mengakui ia tidak bisa merekrut Seniman Ko-O dan akan memberikan alternatif lainnya yang sama baiknya.

Tidak Yeon Su ketahui ternyata Jang So Yul sudah datang menemui atasannya sepagi ini. Do Yul langsung menyindir Yeon Su yang berangkat kesiangan. Namun atasannya membela memang seperti inilah para karyawannya Run Company, dibebaskan untuk datang kapan saja demi menciptakan suasana kreatif pegawainya.

Do Yul tidak mau tau, ia kemari ingin membicarakan perkembangan proyek yang Yeon Su kerjakan. Yeon Su langsung khawatir sendiri.



Yeon Su hendak mencairkan suasananya, sembari menunggu lift terbuka ia menanyakan apa Jang Do Yul pulang dengan selamat setelah malam mereka minum bersama?

“Kook Yeon Su-ssi, kau tidak ingat apa yang terjadi sebelumnya?”

Yeon Su mencoba mengingatnya, ternyata Yeon Su mabuk berat dan membuat Do Yul kewalahan.

Mereka sampai di tempat parkir, Yeon Su saat hendak mengenakan sabuk pengamannya langsung teringat apa yang dia lakukan di dalam taksi.

Yeon Su menuduh Do Yul mencuri mobilnya, dan menjelek-jelekkannya, meracau  dan menuduhnya sosiopat. Yeon Su diam saja di dalam mobil sekarang karena malu. Yeon Su segera meminta maaf dan menyesal atas tindakannya. Do Yul akan memaafkannya asal berhasil dengan proyek ini.


Eun Ho menemukan proposalnya Yeon Su dan mengerti kenapa merendahkan dirinya bertemu dengan Woong kemarin. Sayangnya Woong menolaknya dengan alasan ia tidak suka tampil di depan umum. Eun Ho memarahinya, masalahnya ini pembukaan Soen Shop yang terkenal dan ini dibuat oleh arsitek idolanya Woong.



Woong nampak sedikit menyesal tetapi tetap tidak mau ikut proyek ini. 



NJ tidak sabar menunggu kabar dari Ko-O, sudah lewat sehari lebih tetapi belum dihubungi lagi. Asisten dan manajernya memintanya jangan gegabah walau menyukai Ko-O, NJ hendak menghubungi dahulu karena berpikir tidak masalah karena Ko-O bukan orang biasa, bisa dibilang setengah artis karena dia seniman.


Chae Ran menanyakan apakah Ji Woong tertarik mengerjakan documenter setelah 10 tahunnya Woong dan Yeon Su?.

“Tidak”

“Lalu kenapa menontonnya terus?”

Chae Ran pikir documenter itu manis dan karakter keduanya cukup kuat, konflik remaja keduanya mendebarkan lebih dari drama remaja sekarang. Pantas sampai sekarang masih sering ditonton banyak orang.

Chae Ran menyarankan Ji Woong menonton video aslinya, ada banyak scene Ji Woong juga yang dipotong. Saat itu Ji Woong juga kelihatan manis.

“Tidak mau, aku tidak ada waktu.”

“Aku pamit syuting dulu.”


Ji Woong penasaran, ia masuk ke ruangan auditing dan melihat file asli Woong dan Yeon Su.

Yeon Su dan Do Yul sedang melakukan survey, disaat yang bersamaan Woong dan Eun Ho melihat-lihat tempat yang sama.

Eun Ho menyapa duluan, dan membuat Woong malu karena Eun Ho keceplosan mengatakan Yeon Su menemui Woong untuk kerjasama.



Yeon Su meminta maaf atas ketidaknyamanan Jang Do Yul, Do Yul ramah sekali pada Woong dan Eun Ho. Karena malu, Woong menarik Eun Ho pergi.

Eun Ho kagum pada Kepala Tim Pemasaran itu tampan sekali, melihatnya dengan Yeon Su terlihat seperti pasangan daripada rekan kerja. Woong segera memukul lehernya karena cerewet sekali.

NJ kesal sekali karena Woong tidak membalas pesannya walau sudah membacanya. NJ tetap ingin berpikiran positif.

Yeon Su meminta maaf karena tidak bisa membuat Ko-O bekerjasama dengan mereka, ia janji akan memberikan alternatif yang lebih efisien. Namun Do Yul mengingatkan kalau Yeon Su sudah menceritakan hal tersebut saat mabuk tempo hari, di depan rumah Yeon Su.

Yeon Su saat mabuk menceritakan ia tidak mungkin bertemu dengan Woong lagi, ia tidak bisa menemuinya lagi karena sudah putus 5 tahun lalu. Do Yul tidak mau tahu walau Yeon Su punya masalah pribadi dengan Woong. Pasti pria tadi adalah Ko-O, Do Yul pergi untuk mengurusi hal lain meninggalkan Yeon Su.

Disaat yang sama pintu lift terbuka, Yeon Su melihat Woong di lift, mereka bertatapan.

“Tidak mau masuk?”

“Aku masuk.”

Dengan canggung mereka berduaan.

“Di mana Eun Ho?”

“Dia turun duluan.”

Tiba-tiba lift berguncang.

Yeon Su langsung menghubungi petugas melalui tombol yang ada, Yeon Su sangat tenang dan membuat Woong bingung sendiri.

Keduanya canggung,  Yeon Su tanya kenapa Woong datang kalau tidak tertarik?. Woong sedikit berubah pikiran setelah membaca detail proposalnya.

Yeon Su memarahinya, kenapa sampai sekarang masih kekanakan? Bahkan sudah lama berlatik membuang garam dan menyemprot air.

Wong tenya apakah jika ia serius nanti maka Yeon Su bisa menghadainya?. Yeon Su tidak membalas.

Woong bertanya adakah alasan lain selain pekerjaan saat menemuinya?. Yeon Su dengan tegas tidak ada alasan lain, lagipula sudah lima tahun berlalu. Pintu lift terbuka, petugas kemanan meminta maaf. Woong langsung pergi begitu saja.


Woong kembali, terkejut melihat NJ. NJ bertanya di mana ponselnya Woong? Kenapa tidak balas pesannya?

Woong beralasan ia menunda membalasnya karena akan pergi sebentar.

“Bukankah kau seharusnya lebih sibuk ketimbang aku?”

“Kebetulan aku bosan, 5 menit lagi aku akan pergi karena ada siaran langsung. Aku sengaja kemari untuk melihat wajah orang yang tidak membalas pesanku.”

“Apa? Kau lebih.. dari yang kubayangkan.”

Woong merasa tidak enak, NJ dengan ceria menyarankan kalau begitu lain kali Woong harus membalas pesannya langsung setelah membacanya. Mobil kemudian pergi.


Ji Woong tanpa sadar sudah menonton banyak kaset file mentahan dokumenternya Woong dan Yeon Su.

“Senior, aku bersedia menggarapnya.” Ji Woong sudah meyakinkan diri untuk melakukannya. Ji Woong pasti sudah tersentuh dengan kebersamaan alami kedua temannya itu, Woong dan Yeon Su satu tim saat olah raga, Woong dan Yeon Su bermain air dan kejar-kejaran tampak sangat manis saat bersama. Ji Woong mengulang-ulangnya.

Woong di dalam studionya, melukis dan pikirannya terpecah. Ia menatapi tanaman di luar jendelanya.

Sementara Yeon Su di rumah, ia mengecek neneknya lalu minum bir sendirian, banyak hal terjadi hari ini yang memenuhi pikirannya.



Ji Woong menghubungi Yeon Su dan Woong memintanya untuk syuting dokumenternya dengan Yeon Su lagi.


EPILOG

Yeon Su dan Woong memperkenalkan nama mereka masing-masing, Woong terlihat sangat bahagia saat proses syuting, sedangkan Yeon Su menggerutu haruskah ia melakukan ini lagi.





Karissa
Korean Drama and Harlequin lovers.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter